JoSS, SEMARANG – Anggota Komisi C DPRD Jateng Bambang Eko Purnomo mengatakan, Komisinya segera melakukan kajian atas potensi kenaikan target dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jateng.
Hal itu dilakukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018. Bambang mengatakan berdasarkan realisasi dividen 10 BUMD pada semester I yang mencapai 96,28 persen atau Rp 441,32 miliar, maka masih memungkinkan targetnya dinaikkan.
“Dividen itu kinerja tahun kemarin yang disetorkan tahun ini. Tapi melihat capaian setinggi itu (96,28%), Komisi C akan melakukan kajian agar potensi kenaikan target dividen masuk di perubahan (APBD 2018),” ujar anggota Fraksi Partai Demokrat itu.
Bambang Eko Purnomo yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Jateng itu menilai, pencapaian 96,28% pada semester I itu jauh lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 50% pada pertengahan tahun ini.
Dia menilai, hal itu juga berarti pertumbuhan ekonomi Jateng cukup bagus dan tidak terpengaruh dengan inflasi maupun fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap Dolas AS. Meski demikian pihaknya meminta semua pihak untuk terus menggenjot kinerja adar setoran dividen dapat meningkat.
“Namun BUMD tidak boleh leha-leha dan berpuas diri. Harus terus menggenjot kinerja sehingga setoran dividen dapat meningkat,” tegasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar