SEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam wadah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Semarang menggelar aksi di halaman Gedung Berlian, DPPRD Jateng, Jalan Pahlawan No 7, Semarang, Senin (10/9), mereka mengkhawatir melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US$ akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia.
Aksi mahasiswa dengan membawa spanduk itu berjalan damai hingga mereka diterima Anggota Komisi C DPRD Jateng dari Fraksi Partai Demokrat Bambang Eko Purnomo untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mereka.
Mereka sangat mengkhawatirkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US$ dalam sepekan ini hingga menyentuh level Rp15.000 per US$, sehingga sudah sewajar meminta kepada pemerintah untuk terus berupaya dapat menekan kembali rupuah pada level aman.
“KAMMI menuntut pemerintah untuk terus berupaya menekan rupiah kembali pada titik aman, meminta pemerintah untuk lebih serius dalam mengelola negara dengan tidak membuat kebijakan yang dapat melemahkan nilai tukar rupiah, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaannya di lapangan,” ujar Avis, selaku koordinator aksi KAMMI.
Menurutnya, pemerintah untuk saat ini jangan lemah dan tetap harus mengupayakan rupiah kembali naik terhadap nilai tukar US$ pada level aman, sehingga dapat menghindari dari dampak eknomi yang memburuk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar